SISTEM PEMASARAN ONLINE INDUSTRI PERIKANAN

TUGAS

MANAJEMEN INDUSTRI PERIKANAN

SISTEM PEMASARAN ONLINE INDUSTRI PERIKANAN

OLEH

AKHMAD AWALUDIN AGUSTIAR

14/369621/PN/13935

 

 

 

 

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN

DEPARTEMEN PERIKANAN

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS GADJAH MADA

YOGYAKARTA

2017

  1. PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi membawa perubahan besar di berbagai bidang kehidupan. Banyak perusahaan yang gencar melakukan promosi untuk menarik dan mempertahankan konsumen dengan memanfaatkan teknologi informasi khususnya internet yang terus berkembang, termasuk dalam pembuatan  website dan pemasaran produk yang berbasis  online hal ini sepantasnya terjadi demi mencapai efektifitas dan efisiensi dalam proses bisnis dan pemasaran. Untuk dapat bersaing dengan para pesaing dibutuhkan suatu strategi pemasaran yang tepat dan inovatif dalam meningkatkan pemasaran dan proses bisnis dari perusahaan tersebut.

Salah satu strategi pemasaran yang sedang berkembang saat ini adalah melalui media internet, khususnya website di mana saat ini sedang berkembang pesat.  Website telah menjadi media penyebar informasi yang cepat, luas, dan mudah diakses dengan biaya yang cukup terjangkau. Hampir seluruh perusahaan kecil maupun besar saat ini telah menggunakan  website untuk melakukan pemasaran atau yang lebih dikenal dengan istilah  internet marketing (e-marketing).  Komunikasi pemasaran yang dilakukan melalui media online sering disebut dengan e–commerce yang didefinisikan berbagai macam oleh para ahli. Secara umum e-commerce merupakan cara belanja atau berdagang secara online yang memanfaatkan fasilitas internet dimana terdapat Website yang menyediakan layanan “ get and deliver “.

  1. ISI

 

 

Pemasaran bisnis melalui internet (online) merupakan salah satu cara untuk memperluas jangkauan pasar. Melalui internet marketing, informasi produk perikanan dapat menjangkau konsumen yang ada di daerah – daerah tanpa harus terjun langsung ke daerah.Website menjadi tempat untuk memberikan informasi mengenai informasi produk kepada calon pembeli, sehingga para konsumen dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan produk tanpa harus datang langsung ke tempat usahanya. Selain itu website juga menjadi sarana bagi konsumen yang ingin melakukan pemesanan produk, serta mempermudah pemasaran produk dengan melayani pembayaran secara online atau melalui transfer via bank.

 

2.1 Spesifikasi Produk Perikanan

Berbagai jenis produk perikanan dengan spesifikasinya masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Produk hasil perikanan yang dapat dipasarkan dibagi menjadi 2 jenis yaitu produk kering dan produk basah. Produk kering merupakan produk yang memiliki kadar air sedikit dan biasanya dikemas menggunakan kemasan vakum untuk mempertahankan daya simpannya. Sementara produk basah biasanya merupakan produk hasil perikanan yang masih segar dan hanya melalui proses penanganan. Contoh dari produk perikanan kering yaitu ikan asin, Baby Fish Goreng dan abon ikan. Contoh produk perikanan basah yaitu fillet beku, udang beku dan surimi.

Gambar 1. Produk Ikan Abon (Salah satu jenis produk kering)

 

Gambar 2. Produk Fillet Ikan Beku (Salah satu produk perikanan basah)

2.2 Sistem Pemasaran Online

Berdasarkan spesifikasi dari berbagai macam produk tersebut, maka dapat digolongkan beberapa sistem pemasaran online yang cocok. Penggolongan tersebut didasarkan pada sifat produk, serta target pasar yang hendak menjadi tujuan. Berikut merupakan penggolongan dari sistem pemasaran online berdasarkan spesifikasi produknya.

2.2.1 Produk Perikanan Kering

Produk perikanan yang sifatnya kering umumnya dapat dipasarkan secara online melalui berbagai macam platform seperti media sosial (facebook, instagram, twitter, dll), melalui website maupun melalui e-commerce atau situs jual beli. Hal ini dikarenakan sifat produk yang tahan lama serta dapat dikirim ke pelanggan melalui jasa pengiriman. Selain itu, jenis produk perikanan yang kerin menjamak segmen pasar yang luas karena merupakan makanan umum yang dapat dikonsumsi oleh segala umur. Berikut merupakan contoh produk kering yang dipasarkan lewat sistem online :
Gambar 3. Produk Abon yang dipasarkan di situs www.bukalapak.com
Gambar 4. Produk baby fish yang dipasarkan di situs olx.co.id

 

Gambar 5. Produk Ikan Asin yang dijual di situs www.tokopedia.com

 

2.2.2 Produk Perikanan Basah

Produk perikanan basah seperti fillet beku dan udang beku umumnya merupakan bahan antara yang akan diproses lebih lanjut. Target pasar dari produk basah biasanya merupakan industri pengolahan ikan atau restoran. Produk ini dapat dipasarkan secara online menggunakan website perusahaan. Contohnya yaitu pada perusahaan pembekuan ikan PT. Intimas Surya. Perusahaan ini menggunakan website untuk menunjang pemasaran produk-produk mereka. Jenis produk yang dipasarkan antara lain berbagai macam produk segar dan beku ikan tuna, ikan kakap, kerapu hingga gurita. Produk tersebut secara online dapat dilihat pada website resmi perusahaan yang beralamatkan http://www.intimassurya.com.

Berbagai keunggulan dalam menggunakan website bagi PT. Intimas Surya antaralain dapat memberikan informasi perusahaan yang  up-to-date. Pelanggan juga tidak akan kesulitan lagi memperoleh informasi produk, kegiatan dan informasi lainnya yang disediakan oleh PT. Intimas Surya. Dalam hal memberikan pelayanan, website e-marketing PT. Intimas Surya memungkinkan pelanggan atau calon pelanggan dapat berkomunikasi langsung dengan perusahaan secara  online sehingga memudahkan pelanggan untuk mengetahui informasi tentang perusahaan.

Implementasi  e-marketing PT. Intimas Surya tidak memakan biaya yang cukup besar karena hardware dan software yang diperlukan sudah tersedia pada PT. Intimas Surya hanya diperlukan pengontrolan dan pengimplementasian terhadap sistem tersebut. Sehingga biaya yang dikeluarkan sangat efisien. Return on Investment (ROI) diperkirakan pada tahun kelima sebesar 11.59%. ROI dikenal sebagai tingkat laba (rate of profit) atau hasil suatu investasi pada saat ini, masa lampau atau prediksi di masa mendatang. Atau bahasa sederhananya ROI merupakan pengembalian keuntungan atas investasi (Franky,2011).

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2. Tampilan website PT Intimas Surya

 

 

  • Keunggulan dan kelemahan Sistem Pemasaran Online Komoditas Perikanan

Keunggulan yang didapat ketika memasarkan komoditas produk perikanans secara online diantaranya yaitu efisien dalam waktu, biaya serta tenaga untuk melakukan promosi. Sistem online dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja sehingga dapat dijadikan ajang promosi yang sangat masiv. Selain itu antara pengusaha dengan konsumen produk perikanan bisa lebih dekat maskipun terhalang jarak yang sangat jauh. Disamping itu, dengan adanya sistem pemasaran online maka kredibilitas dari usaha komoditas perikanan dianggap lebih menjanjikan dimata para konsumen.

Selain kelebihan, pemasaran produk perikanan juga memiliki kekurangan. Diantaranya yaitu hanya beberapa komoditas yang bisa dijual, dan beberapa komoditas masih sulit untuk dipasarkan secara online. Contohnya adalah produk segar ikan. Penjual saat ini masih belum bisa memasarkan produk segar secara online selain karena sifat produk segar yang cepat busuk dan harus dibeli secara langsung untuk diolah, jasa pengiriman barang pun saat ini belum bisa memenuhi permintaan dari pengusaha. Selain itu, kelemahannya terletak pada informasi yang tertera di tempat pemasaran online yang terkadang seperti membeli kucing dalam karung karena sering terjadi produk yang dijual kurang sesuai dengan gampar yang ditampilkan dalam situs jual beli online tersebut.

 

  • Keunggulan dan kelamahan Sistem Pemasaran Online

Adanya pemasaran melalui internet marketing, selain memberikan kemudahan kepada para pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Keunggulan dari sistem pemasaran melalui internet antara lain sebagai berikut :

  • Pemasaran melalui internet tidak terbatas oleh waktu, tidak seperti bisnis offline lainnya. Layanan pemasaran bisnis melalui internet bisa diakses konsumen selama 24 jam non stop. Karena internet memiliki sistem otomatis yang dapat memberikan respon dengan cepat bila ada pesanan maupun permintaan dari para konsumen. Sehingga permintaan produk dari konsumen, dapat dilayani kapan saja dan dimana saja selama ada jaringan internet
  • Pemasaran melalui internet juga menjangkau pasar lebih luas. Melalui bisnis internet, informasi produk dapat disampaikan hingga ke seluruh daerah di nusantara, bahkan menjangkau pasar luar negeri
  • Dengan memakai strategi pemasaranmelalui internet. Dapat meningkatkan image perusahaan dimata para konsumen, sehingga memberikan nilai lebih bagi bisnis untuk menghadapi persaingan bisnis yang ada
  • Mengurangi biaya pemasaran, karena pemasaran melalui internet lebih tertarget dan biayanya relatif lebih rendah dibandingkan biaya pemasaran offline yang biayanya lebih besar untuk membuat brosur, spanduk, banner, neon box, dll
  • Memudahkan pelaku usaha untuk menjalin hubungan dengan para konsumen. Karena melalui internat dapat terjalin komunikasi yang interaktif antara konsumen dengan pelaku bisnis, misalnya saja melalui email marketing, kotak saran atau ruang coment, serta forum diskusi antar konsumen. Sehingga bila komunikasi terjaga dengan baik, loyalitas konsumen terhadap bisnis juga dapat meningkat.

 

 

 

Selain memiliki kelebihan seperti yang disebutkan diatas, pemasaran online juga memiliki kekuranga, diantaranya yaitu :

  1. Unable cash and carry.

Barang yang dibeli melalui toko online biasanya tidak langsung sampai ke tangan si pelanggan karena harus menunggu beberapa jam atau beberapa hari tergantung letak toko online tersebut karena adanya proses pengiriman. Si pembeli juga cendrung merasa was-was jika melakukan proses pembayaran terlebih dahulu dan juga kadang dibebani ongkos kirim.

  1. Informasi tentang produk hanya berupa teks dan gambar.

Toko online biasannya hanya memasang text (penjelasan) dan gambar saja atau kadang juga berupa animasi. Hal ini juga menjadi kekurangan toko online karena di toko konfensional kita bisa memperhatikan detail daripada produk yang dijual secara detail.

  1. Hanya menjangkau kalangan yang tahu internet.
  2. Bagi sebagian orang, biaya internet mahal.
  3. Tingkat keterbacaan cuma 50%, selebihnya diabaikan.

REFERENSI

 

Franky. 2012. Analisis Dan Implementasi E-Marketing Pada  PT. Intimas Surya. Skripsi.Universitas Binus. Jakarta.

www.bukalapak.com

www.tokopedia.com

www.olx.co.id

 

 

Agustyar

Mahasiswa perikanan UGM 2014

3 thoughts to “SISTEM PEMASARAN ONLINE INDUSTRI PERIKANAN”

Leave a Reply

Your email address will not be published.